Pernah denger kata-kata ini??? Pastinya yah..
Ini sebenarnya kata2 yang simpel tapi ternyata bener banget dan memiliki arti yang sederhana namun dalam. Impian sebenernya hanya selemparan batu, satu2nya penghambat untuk kita bisa meraih impian adalah diri kita sendiri. Bayangkan bagaimana frase ini menjadi konotasi yang akhirnya menjadi 2 arah jalur pendapat yang berbeda. Yang pertama mungkin adalah ” Gimana mungkin mimpi cuma selemparan batu, eh kalo mimpi jangan tinggi2!! ntar jatoh baru nyahoo!”… Yang kedua “Impian gw bermula dari tiada menjadi ada, kala semua tidak ada menjadi nyata, takkala semu menjadi fakta.. Bener emang, penghambat cuma diri kita, karena keajaiban dunia memang terletak disana, tak ada yang tak mungkin!”..
Dulu impian gw, mimpi gw, harapan gw mungkin tak setinggi sekarang.. Karena dulu juga gw takut bermimpi terlalu tinggi., tapi ternyata seiring hidup gw ini gw baru tau, kalo impian gw bahkan bisa lebih tinggi, tapi semuanya tersandung sama diri gw sendiri.. Gw yang terlalu pesimis, gw yang terlalu mengganggap diri gw ga mampu, bahkan sering menyalahkan orang laen sama keluarga.. padahal gw adalah seorang ‘manusia’.. Bahkan semua manusia yang secara kodrat dilahirkan sebagai khalifah dibumi, maka apa yang tidak bisa dilakukan manusia sebatas itu masih kodratnya?? Manusia bahkan bisa menjadi baik bahkan dihormati para malaikat seperti para Nabi, berhati mulia seperti para sahabat Nabi dan para khalifah… Bahkan manusia bisa juga lebih buruk daripada iblis, manusia bahkan bisa memakan manusia lain… Maka apakah menggapai impian menjadi suatu yang tidak mungkin?? Kembali lagi.. tergantung dan tertumpu pada diri kita sendiri, ibadah dan juga ridha Ilahi. Kita bisa menjadi apa yang menjadi pikiran kita, bahkan kita adalah pikiran kita. Jikala pikiran positif, maka kita menjadi orang yang selalu positif. Pikiran pesimis, buruk dan lemah maka kita bukan menjadi orang yang kita inginkan..
Pernahkah terbesit dalam pikiran untuk menjadi insan yang terbaik?? Terbaik untuk diri sendiri, terbaik untuk keluarga, terbaik untuk orang2 tersayang, terbaik untuk agama, bahkan terbaik untuk negara??
Impian gw pun hanya selemparan batu..
Sesungguhnya selalu ada sesuatu pelajaran bagi orang-orang yang berpikir..
Mari berlomba menjadi insan yang terbaik


Mimpi lu apa men? Mimpi basah ya???
Wakakkakakak
By: Johan Firdaus on October 27, 2008
at 12:07 am